5.29.2011

Hadiah Bagi Mayit

menghadiahkan Fatihah, atau Yaasiin, atau dzikir, Tahlil, atau shadaqah, atau Qadha puasanya dan lain lain, itu semua sampai kepada Mayyit, dengan Nash yg Jelas di Shahih Muslim bahwa seorang wanita bersedekah untuk Ibunya, dan adapula riwayat lain bahwa seorang sahabat menghajikan Ibunya yg telah wafat, dan Rasul saw pun menghadiahkan Sembelihan beliau saw untuk dirinya dan untuk ummatnya, dan hal ini merupakan Jumhur Ulama seluruh madzhab, dan tak ada yg memungkirinya, dan perselisihan pendapat hanya terdapat pada madzhab Syafii, bila si pembaca tak mengucapkan bahwa 'Kuhadiahkan', atau wahai Allah kuhadiahkan sedekah ini, atau dzikir ini, atau ayat ini..?, bila hal ini tidak disebutkan maka sebagian Ulama Syafi'iyah mengatakan pahalanya tak sampai. Maka tak satupun ulama ikhtilaf dalam sampai atau tidaknya, tapi berikhtilaf adalah pd Lafadznya. Demikian pula Ibn Taimiyyah yg menyebutkan 21 hujjah (dua puluh satu dalil) tentang Intifa' min 'amalilghair (mendapat pahala atau manfaat dari amal selainnya). (Rujuk Tahqiiqul Aamaal, fiima yanfa?ulmayyit minal a?mal- Imam Muhammad bin Alwi Almalikiy)

Mengenai ayat : "DAN TIADALAH BAGI SESEORANG KECUALI APA YG DIPERBUATNYA", maka Ibn Abbas ra menyatakan bahwa ayat ini telah mansukh dg ayat (DAN ORAN ORANG YG BERIMAN YG DIIKUTI KETURUNAN MEREKA DENGAN KEIMANAN), dan pula hadits yg mengatakan bahwa bila wafat keturunan adam, maka putuslah amalnya terkecuali 3, shadaqah Jariyah, Ilmu yg bermanfaat, dan anaknya yg berdoa untuknya, maka orang orang lain yg mengirim amal, dzikir dll untuknya ini jelas jelas bukanlah amal perbuatan si mayyit, karena Rasul saw menjelaskan terputusnya amal si mayyit, bukan amal orang lain yg dihadiahkan untuk si mayyit, dan juga sebagai hujjah bahwa Allah memerintahkan di dalam Al Qur'an untuk berdoa : "WAHAI TUHAN KAMI AMPUNILAH DOSA2 KAMI DAN BAGI SAUDARA SAUDARA KAMI YG MENDAHULUI KAMI DALAM KEIMANAN", (QS Al Hasyr-10)

Mengenai rangkuman tahlilan itu, tak satupun Ulama dan Imam Imam yg memungkirinya, siapa pula yg memungkiri muslimin berkumpul dan berdzikir?, hanya syaitan yg tak suka dengan dzikir..

Didalam acara Tahlil itu terdapat ucapan Laa ilaah illallah, tasbih, shalawat, ayat qur'an, dirangkai sedemikian rupa dalam satu paket dg tujuan agar semua orang awam bisa mengikutinya dengan mudah, ini sama saja dengan merangkum Al Qur'an dalam disket atau CD, lalu ditambah pula bila ingin ayat Fulani, silahkan Klik awal ayat, bila anda ingin ayat azab, klik a, ayat rahmat klik b, maka ini semua dibuat buat untuk mempermudah muslimin terutama yg awam. Atau dikumpulkannya hadits Bukhari, Muslim, dan Kutubussittah, Alqur?an dengan Tafsir Baghawi, Jalalain dan Ilmu Musthalah, Nahwu dll, dalam sebuah CD atau disket, atau sekumpulan kitab, bila mereka melarang dan membid'ahkannya maka mana dalilnya?, munculkan satu dalil yg mengharamkan acara Tahlil, (acara berkumpulnya muslimin untuk mendoakan yg wafat) tidak di Al Qur?an, tidak pula di Hadits, tidak pula di Qaul Sahabat, tidak pula di kalam Imamulmadzahib, hanya mereka saja yg mengada ngada dari kesempitan pemahamannya.

Dan sebagaimana kita telah mengetahui bahwa boleh saja mengirim amal berupa ayat Alqur'an atau dzikir dan lainnya, namun kita memahami dari beberapa hadits shahih bahwa Alfatihah adalah surat yg paling mulia dalam Al Qur'an, digelari pula dg Ummul Kitaab, dan digelari pula dg Ummulqur'an (Rujuk Shahih bukhari, dan Tafsir Baghawi bab surat Fatihah) juga tersebut pula dalam riwayat Muhadditsin lainnya, maka sebagian salafuna lebih senang menghadiahkan Fatihah, karena pendek dan mudah bagi orang awam, namun Dahsyat kemuliaannya.

2 comments:

  1. Asalamu allaikum wr.wb.kangen sama sosok abah.ingin sekali ikut manakiban lg seperti dulu.tp sayang sekarang tidak ada yg menuntun saya ke sana lg.dn jujur saya lupa jalan nya.apakah msh di tmpat yg dulu apa sudah pindah tolong bls ya pak.

    ReplyDelete
  2. Asalamu allaikum wr.wb.kangen sama sosok abah.ingin sekali ikut manakiban lg seperti dulu.tp sayang sekarang tidak ada yg menuntun saya ke sana lg.dn jujur saya lupa jalan nya.apakah msh di tmpat yg dulu apa sudah pindah tolong bls ya pak.

    ReplyDelete

bagi yang mau berkomentar mohon gunakan bahasa yang sopan...